Pergeseran Citra Jokowi dalam Framing Majalah Tempo Terkait Pemberantasan Korupsi
Indonesia
Keywords:
framing media, citra politik, pemberantasan korupsi, Joko Widodo, Majalah TempoAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pergeseran citra politik Joko Widodo dalam pemberitaan Majalah Tempo terkait isu pemberantasan korupsi sebelum dan sesudah revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) pada tahun 2019. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis framing model Robert N. Entman, penelitian ini menelaah delapan edisi Tempo yang merepresentasikan dua periode pemerintahan Joko Widodo. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan konstruksi citra Jokowi dari figur reformis dan antikorupsi menjadi pemimpin kompromistis terhadap kepentingan politik. Pada periode awal, Tempo membingkai Jokowi sebagai simbol harapan politik bersih, sementara pada masa revisi UU KPK, Tempo menampilkan Jokowi sebagai sosok yang abai terhadap pelemahan independensi lembaga antikorupsi. Temuan ini memperlihatkan bahwa media berperan penting dalam membentuk dan menegosiasikan legitimasi moral seorang pemimpin di ruang publik. Dalam konteks teori komunikasi politik McNair dan teori citra politik Firmanzah, perubahan framing ini mencerminkan dinamika relasi antara kekuasaan, media, dan moralitas publik dalam politik Indonesia konTemporer.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Studia Komunika: Jurnal Ilmu Komunikasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





