KOMUNIKASI ORANG TUA SEBAGAI SARANA EDUKASI ANAK TENTANG BAHAYA GAME ROBLOX DI PALEMBANG

Indonesia

Authors

  • Erika Wati Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Henny Yusalia Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Gita Astrid Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Keywords:

komunikasi persuasif, orang tua, edukasi anak, game online, Roblox

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan kemudahan bagi anak-anak dalam mengakses berbagai bentuk hiburan, salah satunya permainan daring seperti Roblox. Meskipun permainan ini memiliki sisi positif seperti meningkatkan kreativitas dan kemampuan berpikir, penggunaan yang berlebihan dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi anak, seperti berkurangnya waktu belajar, kelelahan, serta risiko berinteraksi dengan orang yang tidak dikenal. Oleh karena itu, peran orang tua sangat penting dalam memberikan edukasi kepada anak mengenai penggunaan game secara bijak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasi persuasif orang tua dalam mengedukasi anak mengenai bahaya bermain game Roblox serta untuk mengetahui tantangan dan peluang komunikasi yang dihadapi oleh orang tua dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara kepada orang tua yang memiliki anak yang bermain game Roblox. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua menggunakan dua jalur komunikasi persuasif sebagaimana dijelaskan dalam Elaboration Likelihood Model, yaitu jalur sentral dan jalur periferal. Jalur sentral dilakukan melalui penjelasan rasional, diskusi, dan pemberian alasan logis kepada anak mengenai bahaya bermain game secara berlebihan. Sementara itu, jalur periferal dilakukan melalui pemberian nasihat, aturan, serta teguran kepada anak. Penelitian ini juga menemukan adanya beberapa tantangan komunikasi seperti keterbatasan waktu orang tua, pengaruh teman sebaya, serta keterbatasan pengetahuan orang tua mengenai permainan daring. Meskipun demikian, komunikasi yang terbuka dan persuasif dapat membantu anak memahami bahaya penggunaan game secara berlebihan dan mendorong penggunaan teknologi secara lebih bijak.

Downloads

Published

2026-04-30