Semiotika Fashion: Analisis Kode Visual dan Identitas Subkultur Mahasiswa ISI Yogyakarta

Indonesia

Authors

  • Riza Puspita Universitas Mercu Buana Yogyakarta
  • Bian Allam Daifullah Universitas Mercu Buana Yogyakarta
  • Indira Azhra Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Keywords:

fashion, semiotika, identitas, subkultur, mahasiswa seni

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkap bagaimana busana mahasiswa Institut Seni Indonesia  Yogyakarta berfungsi sebagai kode visual yang membentuk identitas subkultur di lingkungan  kampus seni. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis

semiotika Roland Barthes yang membaca tanda visual pada tingkat denotasi, konotasi, dan  mitos. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap tujuh mahasiswa dari  berbagai fakultas dan program studi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, kategorisasi

tematik, dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa busana mahasiswa ISI  Yogyakarta tidak sekadar pelindung tubuh, melainkan sistem tanda yang menyampaikan afiliasi program studi, orientasi estetik, dan sikap terhadap arus utama. Ditemukan pula

pergeseran mitos “anak ISI” dari citra lawas yang identik dengan kesan lusuh dan pemberontakan menuju generasi baru yang tetap eksploratif namun lebih memperhatikan perawatan diri. Cara berpakaian juga menjadi ruang negosiasi identitas antara ekspektasi

keluarga dan kebebasan berekspresi di lingkungan kampus, serta lebih kuat dipengaruhi oleh pengamatan langsung terhadap lingkungan sosial dibandingkan media sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis pada kajian semiotika fashion dengan memetakan kode visual lintas program studi di kampus seni sebagai locus subkultur yang plural dan terus berubah.

Downloads

Published

2026-07-15