Studia Komunika: Jurnal Ilmu Komunikasi https://ojs.stisipolp12.ac.id/index.php/jik <p>Studia Komunika: Jurnal Ilmu Komunikasi is an online journal of research results conducted by lecturers, researchers, and students both from inside and outside STISIPOL Pahlawan 12. As a form of concern in developing research in Communication Science, this journal also tries to publish the latest issues in each volume. This journal has been published since 2019 in print and is open journal access.</p> Pahlawan 12 Press en-US Studia Komunika: Jurnal Ilmu Komunikasi 2654-6299 Strategi Komunikasi Atasan Dalam Menerapkan Metode Rotasi Tenaga Kerja Untuk Meningkatkan Kinerja Karyawan Di Pt Bintang Agung Persada https://ojs.stisipolp12.ac.id/index.php/jik/article/view/235 <p align="justify"><span class="s15">Komunikasi organisasi memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan kebijakan manajemen sumber daya manusia dalam suatu perusahaan. Salah satu kebijakan yang sering diterapkan untuk meningkatkan kemampuan serta kinerja karyawan adalah rotasi tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi yang digunakan oleh atasan dalam menerapkan metode rotasi tenaga kerja serta dampaknya terhadap kinerja karyawan di PT Bintang Agung Persada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. </span><span class="s15">Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang digunakan oleh atasan dilakukan melalui komunikasi langsung, pendekatan persuasif, serta pemberian penjelasan yang jelas mengenai tujuan rotasi kerja kepada karyawan. Komunikasi yang terbuka membantu karyawan memahami kebijakan rotasi kerja sehingga dapat meningkatkan motivasi serta kinerja karyawan. Selain itu, rotasi kerja memberikan kesempatan bagi karyawan untuk memperoleh pengalaman kerja yang lebih luas sehingga dapat meningkatkan kemampuan kerja mereka. Dengan demikian, strategi komunikasi yang efektif memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan penerapan rotasi tenaga kerja dalam organisasi.</span></p> Melsya Amanda Sepriadi Saputra Chairunnisah Putri Copyright (c) 2026 Studia Komunika: Jurnal Ilmu Komunikasi https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/ 2026-04-08 2026-04-08 8 1 1 8 Komunikasi Antar Profesi Dalam Produksi Siaran Program Indonesia Sehat di RRI Pro1 Palembang https://ojs.stisipolp12.ac.id/index.php/jik/article/view/239 <p>Perbedaan latar belakang profesi antara praktisi media dan tenaga kesehatan sering menimbulkan hambatan komunikasi, khususnya dalam istilah penyampaian medis dan proses pengemasan informasi kesehatan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasi antar profesi berlangsung dalam proses produksi siaran program Indonesia Sehat di RRI Pro1 Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari produser program, penyiar, tim teknisi, dan narasumber medis. Analisis data dilakukan dengan mengelompokan, menafsirkan, dan mendeskripsikan data berdasarkan teori Gatekeeping Kurt Lewin. Hasil penelitian menunjukan bahwa komunikasi antar profesi dalam produksi siaran program Indonesia Sehat dilakukan melalui koordinasi&nbsp; pada tahap perencanaan, pelaksanaan siaran, dan evaluasi program. Hambatan komunikasi muncul akibat perbedaan istilah teknik medis, keterbatasan waktu siaran, serta perbedaan pemahaman antara tim produksi dan narasumber. Untuk mengatasi hambata tersebut, tim produksi melakukan penyederhanaan bahasa, koordinasi sebelum siaran, dan proses penyaringan informasi agar pesan kesehatan tetap akurat dan mudah dipahami oleh pendengar.</p> Shafira Ardilla Fera Indasari Miftah Farid Copyright (c) 2026 Studia Komunika: Jurnal Ilmu Komunikasi https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/ 2026-05-28 2026-05-28 8 1 19 25 PERENCANAAN KOMUNIKASI SIARAN RRI PRO2 PALEMBANG DALAM MENYUSUN PROGRAM ACARA PENYIARAN ”SORE CERIA” https://ojs.stisipolp12.ac.id/index.php/jik/article/view/237 <p align="justify">Penelitian ini bertujuan menganalisis perencanaan komunikasi penyiaran dalam penyusunan program acara “Sore Ceria” pada RRI PRO2 Palembang, serta mengetahui strategi dalam menciptakan program yang menarik dan sesuai dengan karakteristik pendengar, khususnya generasi muda. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan komunikasi penyiaran dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu penentuan tujuan program, penetapan tema dan topik, penyusunan format acara, serta pengaturan pola siaran. Selain itu, tim penyiaran juga memanfaatkan media digital untuk memantau tren dan meningkatkan interaksi dengan pendengar. Strategi yang digunakan dalam menarik minat pendengar meliputi penggunaan format siaran yang santai dan interaktif, pemilihan konten yang relevan dengan perkembangan zaman, serta keterlibatan audiens melalui berbagai platform komunikasi. Dengan demikian, perencanaan komunikasi yang matang berperan penting dalam keberhasilan program siaran dalam mempertahankan eksistensi dan menarik minat pendengar.</p> Putri Marissa sepriadi saputra Muslimin Ritonga Copyright (c) 2026 Studia Komunika: Jurnal Ilmu Komunikasi https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/ 2026-04-24 2026-04-24 8 1 9 17 Strategi Optimalisasi Pengelolaan Krisis Destinasi Pariwisata oleh Dinas Pariwisata Kota Palembang https://ojs.stisipolp12.ac.id/index.php/jik/article/view/240 <p>Penelitian ini membahas strategi komunikasi publik yang dilakukan Dinas Pariwisata Kota Palembang dalam menghadapi krisis pariwisata. Krisis pariwisata dapat memengaruhi citra destinasi wisata, menurunkan tingkat kunjungan wisatawan, serta mengurangi kepercayaan publik terhadap sektor pariwisata daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi publik yang diterapkan Dinas Pariwisata Kota Palembang dalam menjaga citra destinasi dan memulihkan kepercayaan wisatawan di tengah situasi krisis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi publik dilakukan melalui penguatan komunikasi digital, pemanfaatan media sosial, peningkatan koordinasi lintas sektor melalui pendekatan Pentahelix, serta peningkatan kualitas pelayanan destinasi wisata. Strategi komunikasi publik yang dilakukan secara adaptif, terbuka, dan kolaboratif dinilai mampu membantu menjaga citra pariwisata Kota Palembang sekaligus meningkatkan kepercayaan wisatawan terhadap destinasi wisata daerah.</p> Rina Silviana Heri Junaidi Muslimin Ritonga Copyright (c) 2026 Studia Komunika: Jurnal Ilmu Komunikasi https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/ 2026-06-02 2026-06-02 8 1 26 31 KOMUNIKASI ORANG TUA SEBAGAI SARANA EDUKASI ANAK TENTANG BAHAYA GAME ROBLOX DI PALEMBANG https://ojs.stisipolp12.ac.id/index.php/jik/article/view/238 <p align="justify">Perkembangan teknologi digital memberikan kemudahan bagi anak-anak dalam mengakses berbagai bentuk hiburan, salah satunya permainan daring seperti <em>Roblox</em><em>.</em> Meskipun permainan ini memiliki sisi positif seperti meningkatkan kreativitas dan kemampuan berpikir, penggunaan yang berlebihan dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi anak, seperti berkurangnya waktu belajar, kelelahan, serta risiko berinteraksi dengan orang yang tidak dikenal. Oleh karena itu, peran orang tua sangat penting dalam memberikan edukasi kepada anak mengenai penggunaan <em>game</em> secara bijak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasi persuasif orang tua dalam mengedukasi anak mengenai bahaya bermain <em>game</em> <em>Roblox</em> serta untuk mengetahui tantangan dan peluang komunikasi yang dihadapi oleh orang tua dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara kepada orang tua yang memiliki anak yang bermain <em>game</em> <em>Roblox</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua menggunakan dua jalur komunikasi persuasif sebagaimana dijelaskan dalam <em>Elaboration Likelihood Model</em><em>,</em> yaitu jalur sentral dan jalur periferal. Jalur sentral dilakukan melalui penjelasan rasional, diskusi, dan pemberian alasan logis kepada anak mengenai bahaya bermain <em>game</em> secara berlebihan. Sementara itu, jalur periferal dilakukan melalui pemberian nasihat, aturan, serta teguran kepada anak. Penelitian ini juga menemukan adanya beberapa tantangan komunikasi seperti keterbatasan waktu orang tua, pengaruh teman sebaya, serta keterbatasan pengetahuan orang tua mengenai permainan daring. Meskipun demikian, komunikasi yang terbuka dan persuasif dapat membantu anak memahami bahaya penggunaan <em>game</em> secara berlebihan dan mendorong penggunaan teknologi secara lebih bijak.</p> Erika Wati Henny Yusalia Gita Astrid Copyright (c) 2026 Studia Komunika: Jurnal Ilmu Komunikasi https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/ 2026-04-30 2026-04-30 8 1 18 27 Manajemen Isu Dinas Pariwisata Mempertahankan Koherensi Citra Benteng Kuto Besak Di Ruang Digital https://ojs.stisipolp12.ac.id/index.php/jik/article/view/241 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen isu yang Dinas Pariwisata mempertahankan koherensi citra destinasi wisata Benteng Kuto Besak (BKB) di ruang digital. Menggunakan model lima tahap manajemen isu Chase dan Jones. Dinas Pariwisata menghadapi tantangan mempertahankan citra positif Benteng Kuto Besak di tengah derasnya informasi media sosial dan platform ulasan digital seperti <em>Google Maps</em>. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan Dinas Pariwisata menerapkan strategi manajemen isu Chase dan Jones melalui pemantauan isu, identifikasi isu, analisis isu, perencanaan strategi komunikasi, implementasi tindakan, dan evaluasi. Konsistensi penerapan lima tahapan manajemen isu Chase dan Jones menjadi penting, di mana strategi komunikasi digital pada tahap strategi perlu disinergikan dengan hasil dari upaya teknis pada tahap antisipatif agar sentimen negatif dapat terselesaikan secara tuntas.</p> Nurhaliza Nurhaliza Copyright (c) 2026 Studia Komunika: Jurnal Ilmu Komunikasi https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/ 2026-06-03 2026-06-03 8 1 32 40